bola88
bola88

Pulauberita.com ,Medan Apa yang harus Anda lakukan setelah berhubungan seks? Buang air kecil? Ya, berkemih memang penting dilakukan setelah bercinta untuk mencegah infeksi saluran kemih. Tapi apa hanya itu?

Melansir Health, Sara Twoggod, MD, asisten profeso kebidanan dan kandungan di University of Southern California’s Keck Scholl of Medicine, berbagi hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum tidur, setelah berhubungan seks:

BACA JUGA: Sering Berhubungan Seks Membuat Vagina Kendur

1. Ke toilet 

Walapun kandung kemih Anda tidak penuh tetaplah buang air kecil. Aliran urine akan membantu mengeluarkan bakteri dari uretra, saluran pendek yang mengeluarkan urine dari tubuh, ujar Dr. Twogood.

Bola88 Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri yang ada di vagina terdorong masuk ke dalam uretra saat aktivitas seksual.

2. Keringkan vagina

Seks memang seharusnya basah dan berantakan. Semua cairan yang keluar akan membuat vagina Anda lembab.

Namun pastikan Anda membasuh area kewanitaan ini, lalu keringkan sampai benar-benar kering menggunakan handuk atau tisu. Bakteri dan jamur senang berada di kondisi lembab, dan tidak mengeringkan vagina secara tuntas akan menimbulkan risiko infeksi jamur, jelas Dr. Twogood.

Pastikan Anda tidak menggunakan sabun berpewangi. Jika tidak ada sabun khusus vagina pilihlah sabun bayi, atau basuh dengan air saja sudah cukup.

3. Tanpa celana dalam

Jika Anda tidak ingin tidur telanjang gunakan baju tidur atau celana piyama yang longgar. Hindari menggunakan celana dalam, apalagi yang ketat, sampai pagi, Hal ini bisa memicu infeksi.

Jangan kenakan celana dalam’Dr. Twogood memperingatkan.

Bebas dari celana dalam membantu membebaskan vagina dan membuatnya bisa bernafas. Hal ini akan menurunkan rersiko infeksi jamur dan kondisi gatal lainnya.

4.Perhatikan vagina

Jika vagina Anda terasa aneh, perhatikan dengan seksama. Tidak perlu menggunakan senter dan memeriksanya sendiri. Namun dengarkan kondisi tubuh setelah berhubungan seks.

Perhatikan apakah ada rasa tidak nyaman, gatal, nyeri atau berdarah. Jika hal ini terjadi segera kontak dokter kandungan Anda untuk mencari tahu apa yang terjadi.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here