NURHADI
NURHADI

pulauberita.com, Jakarta – Nurhadi dan Honggo Wandratno sama-sama buron. Bedanya, Nurhadi yang juga mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) diburu KPK sedangkan Honggo yang pengusaha minyak diburu Mabes Polri. Tajir mana di antara keduanya?

Dalam catatan 7meter, Jumat (28-02-2020), Honggo sedang diadili secara in absentia di PN Jakpus atas kasus korupsi senilai Rp 37 triliun. Mantan Dirut PT TPPI itu lenyap entah ke mana.

Kekayaan Honggo tercermin dari rumah bak istana di Kebayoran Baru, Jaksel seluas nyaris 3 ribu meter persegi. Rumah itu tepatnya di Jalan Marimbing III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Semua rumah itu memiliki Sertipikat Hak Milik (SHM) atas nama Honggo dengan luas tanah 2.992 meter persegi.

Nah, berdasarkan pengumuman lelang yang dikutip dari lelangdjkn.kemenkeu.go.id, rumah itu sedang dilelang. Lelang dilakukan karena rumah itu untuk melunasi utang Honggo kepada perusahaan SMC. Rumah seluas nyaris 3 ribu meter persegi itu dipecah dalam 3 SHM. Untuk dua SHM pertama dilelang dengan harga limit Rp 41 miliar. Sedangkan SHM dengan luas 1.221 meter persegi dilelang dengan nilai limit Rp 29 miliar.

Bagaimana dengan Nurhadi? PNS Mahkamah Agung dengan jabatan terakhir Sekretaris MA itu memiliki kekayaan yang fantastis. Rumahnya di Jalan Hang Lekir, Kebayoran Baru ditaksir bernilai lebih dari Rp 50 miliar.

Demikian juga rumahnya di Jalan Patal Senayan. Tidak hanya itu, Nurhadi juga memiliki vila di Cisarua, Puncak di atas lahan kurang lebih satu hektare. Total aset yang diketahui di atas, bisa di atas Rp 100 miliar.

Belum lagi harta bergerak. Seperti Ferrari, jam tangan Richard Mille hingga batu mulia dengan nilai puluhan miliar rupiah.

Lalu siapa lebih tajir? Bedanya, Honggo adalah pengusaha minyak sedangkan Nurhadi–begitu juga dengan istrinya- adalah PNS.

Ke mana keduanya? Baik KPK dan Mabes Polri masih belum bisa menangkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here