Salah Satunya Saat Mengajarkan Penggunaan Kondom
Salah Satunya Saat Mengajarkan Penggunaan Kondom

PulauBerita ,Kendari – Salah Satunya Saat Mengajarkan Penggunaan Kondom.Konselor Keluarga Berencana (KB) dituntut tidak hanya menguasai materi saja, tetapi juga diharapkan memiliki kemampuan untuk menjelaskan semua informasi dengan benar untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat.

Salah satunya saat DARAHMANIS mengajarkan penggunaan kondom. Menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, penyuluh tidak cukup hanya mengatakan ‘hati-hati’ tanpa menjelaskan dengan jelas.

“Ketika Anda mengatakan ‘hati-hati’, Anda harus dapat menjelaskan ‘apa yang hati-hati’. Jangan salah,” katanya di hadapan konselor keluarga berencana saat kunjungan kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara pada akhir Desember 2019 .

Kisah Kondom Tertinggal di Belakang Vagina

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di BKKBN kemudian menceritakan pengalamannya bertemu dengan salah satu warga di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengaku pernah mengalami tragedi kondom yang tertinggal di vagina istri.

Bahkan, lanjut Hasto, orang tersebut mengaku telah mengikuti semua instruksi yang diajarkan oleh instruktur di daerah tempat tinggalnya. Tidak hanya itu, ada juga yang melaporkan ke Hasto bahwa istrinya ‘kebobolan’ meski dia memakai kondom saat berhubungan seks.

“Konselor mengatakan kepada saya bahwa dia telah menjelaskan bahwa kondom baru saja digunakan untuk ereksi. Ya, itu benar. Sayangnya, dia lupa menjelaskan kapan harus melepasnya,” katanya.

Jangan melepas kondom saat penis berkontraksi

Menurut pria yang juga spesialis konsultan kebidanan dan kandungan, waktu yang salah ketika melepas kondom adalah penyebab sang istri masih bisa hamil.

Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa kondom tidak boleh dilepas ketika penis mulai menyusut atau menyusut.

“Jadi, sudah ejakulasi, DARAHMANIS penis semakin kecil, kondomnya longgar, kan? Terus refluks. Jadi, sperma tumpah, akhirnya masuk, akhirnya hamil juga,” katanya.

Karena itu, Hasto mengingatkan instruktur untuk memberi tahu orang-orang yang akan menggunakan kondom sehingga ejakulasi harus segera dicabut. Dia juga menyarankan agar istri memberikan kode, misalnya dengan tepukan, sehingga suami segera mundur setelah ejakulasi.

“Karena kalau sudah malam, nanti agak macet,” Hasto menekankan sambil tertawa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here