bola88
bola88

Pulauberita.com – Medan Puluhan pasien di Badan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Obat Pratt (LRPPN) Bhayangkara Indonesia melarikan diri. Diduga, pelarian pasien karena masalah pangan.

Informasi Bola88 yang diperoleh Pulauberita.com, pusat rehabilitasi narkoba terletak di Gang PTP, Jalan Budi Luhur, Kecamatan Helvetia Medan, Kota Medan, Sumatera Utara yang menampung sekitar 60 pasien. Pasien yang kabur diperkirakan sekitar 34 orang.

Pihak Keamanan Klinik Pratama Untung Wibowo mengatakan, pasien rehabilitasi yang sebagian besar tersandung kasus narkoba kabur dengan cara membongkar sisi pintu depan panti asuhan. Mereka melarikan diri sekitar jam 10 malam.

“Dugaan kami adalah karena makanan, mereka merasa bosan, karena makanannya setiap pagi-itu saja,” kata Untung, Selasa (16/1/2018).

Pasien Narkoba Kabur Pakai Becak

Untungnya, situasinya semakin parah karena jumlah pasien yang menjadi provokator. Setelah kejadian tersebut, lembaga tersebut telah berkoordinasi dengan keluarga pasien untuk mengembalikan pasien yang kabur.

“Kalau kita tidak bisa memaksa forceps kita untuk jumlah penghuni yang masih samar kita data,” katanya.

Kapolda Medan Helvetia Kompol Trila Murni mengatakan, dari pemeriksaan sementara yang dilakukan pihaknya, ditemukan tanda-tanda kerusakan di pusat rehabilitasi narkoba, seperti adanya pecahan kaca dan piring.

“Ada puluhan orang yang melarikan diri, ada yang becak, dan ada pula yang kembali,” katanya.

Sejumlah petugas polisi dari Kantor Polisi Helvetia saat ini berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Seseorang telah kembali, kami telah menyita CCTV, karena penghancurannya belum ada laporan,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here