Pulau berita – Ojek Online yang Juga Suspect Virus Corona Kabur dari Karantina. Ia Takut Menelantarkan Keluarga

Peristiwa aneh sekaligus lucu terjadi di kota Batam. Dua driver ojek online yang diduga terinfeksi virus Corona atau Covid-19 kabur dan menolak untuk dikarantina. Keduanya nggak mau dikarantina meski mereka berdua suspect atau terduga terinfeksi Covid-19 setelah berinteraksi dengan pengidap virus Corona asal Singapura. 7meter

Singkat cerita, satu orang sempat kabur dari lokasi karena takut kehilangan pekerjaan dan satu orang lain menolak untuk dikarantina selama 14 hari. Diduga mereka terpapar Covid-19 dari warga negara Singapura yang menyambangi Batam pada tangga 21 sampai 24 Februari 2020 lalu.

Dua orang driver ojek online diduga melakukan close contact dengan warga negara Singapura yang positif mengidap virus Covid-19

Para pengemudi ojek online tersebut merupakan dua dari 15 orang yang teridentifikasi melakukan kontak dekat atau close contact dengan 3 warga negara Singapura yang dinyatakan positif Covid-19. Warga negara Singapura tersebut sebelumnya mengunjungi Batam dan sempat dibonceng oleh dua orang pengemudi ojek online tersebut. Kini 15 orang tersebut sedang dikarantina dan masih terpantau sehat. Kabar lain menyebutkan bahwa mereka tidak secara langsung berinteraksi dengan WN Singapura tersebut, melainkan dengan asisten rumah tangganya.

Karena takut kehilangan pekerjaan dan menelantarkan anak istri, para pengemudi ojek tersebut sempat kabur dan menolak dikarantina

 

Dilansir dari Kompas, proses karantina yang dilakukan Dinkes Batam berlangsung selama 14 hari. Dua orang pengemudi ojek online punya alasan masing-masing mengapa memutuskan lari dan menolak dikarantina. Satu orang tersebut izin dan menghindar karena takut kehilangan pekerjaan dan menelantarkan anak dan istrinya. Sementara 1 lagi memang kabur tidak bisa ditemukan. Mereka rencananya akan dikarantina dan diobservasi di Asrama Haji Batam.

 

Dinkes Batam mengapresiasi Gojek karena cepat tanggap dan kooperatif membantu mereka menghubungi dan menemukan dua mitranya

Dinkes Batam bekerja sama dengan pihak Gojek untuk menemukan orang yang mitranya. Mereka mengapresasi langkah Gojek yang cepat tanggap dan kooperatif dalam menghubungi mitra yang diduga melakukan kontak dengan orang yang dianggap terinfeksi virus Covid-19 tersebut.

Dilansir dari Ayobandung, Dinkes Batam Didi Kusmarjadi mengatakan bahwa para pengemudi ojek ini sempat kontak langsung dengan warga negara Singapura yang positif Covid-19. Mereka masuk cluster ketiga yang kita telusuri. Pihak Gojek juga telah kooperatif dengan membantu untuk menghubungi dua mitranya.

Ya kalau mereka beneran terinfeksi virus Corona kan bahaya juga kalau masih berkeliaran kemana-mana. Sebaiknya juga ada sedikit bantuan untuk keluarga yang ditinggalkan untuk karantina mengingat penghasilan ojek online itu bersifat harian.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here