BUAH PIR
BUAH PIR

pulauberita.com, Jakarta – dikenal dengan rasanya yang manis, renyah dan kaya air. Tak hanya Enak, buah pir juga menawarkan banyak manfaat kesehatan yang didukung secara ilmiah. Buah ini mengemas banyak nutrisi, bebas kalori, dan bebas kolesterol.

Seperti apel, pir hadir dalam berbagai jenis yang berbeda. Pir adalah buah yang lembut dan manis dengan pusat berserat. Buah pir kaya akan antioksidan penting, senyawa tanaman, dan serat makanan. Buah pir sangat kaya akan folat, vitamin C, vitamin A, vitamin K ,vitamin B kompleks, vitamin E, mangan, tembaga, dan kalium.

Sebagai bagian dari makanan seimbang dan bergizi, mengonsumsi buah pir dapat mendukung penurunan berat badan dan mengurangi risiko kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Rasanya yang renyah dan menyegarkan membuat pir cocok untuk memenuhi kebutuhan buah harian. Buah ini juga aman dikonsumsi selama kehamilan.

Berikut manfaat buah pir untuk kesehatan yang dirangkum 7meter dari berbagai sumber, Sabtu (29-02-2020).

Manfaat buah pir untuk kesehatan
1.Sehatkan usus
Pir adalah sumber serat larut dan tidak larut yang baik untuk pencernaan. Serat-serat ini membantu menjaga keteraturan usus dengan melunakkan dan membuang kotoran.

Serat larut juga membantu memberi makan bakteri sehat di usus. Serat larut dalam pir berperan sebagai prebiotik yang baik untuk pertumbuhan probiotik.

2.Cegah peradangan dan tingkatkan kekebalan
Pir adalah sumber kaya antioksidan flavonoid, yang membantu melawan peradangan dan dapat menurunkan risiko penyakit ringan hingga berat. Beberapa ulasan besar mengaitkan asupan flavonoid tinggi untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

Terlebih lagi pir mengemas vitamin seperti vitamin C dan K yang dapat memerangi peradangan. Kandungan anti-oksidan yang tinggi seperti vitamin C dan tembaga membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit.

3.Antikanker
Pir mengandung berbagai senyawa yang dapat menunjukkan sifat antikanker. Misalnya, kandungan antosianin dan asam sinamatnya telah terbukti dapat melawan kanker.

Senyawa ini mampu mencegah kanker termasuk kanker paru-paru, lambung, dan kandung kemih. Buah-buahan kaya flavonoid seperti pir juga dapat melindungi terhadap kanker payudara dan ovarium pada wanita.

4.Turunkan gula darah
Meski manis, pir mengandung indeks glikemik rendah yang sarat akan serat. Kandungan serat yang tinggi membantu mengendalikan kadar gula dalam darah dan mencegah diabetes.

Serat dalam pir memperlambat pencernaan, memberi tubuh lebih banyak waktu untuk memecah dan menyerap karbohidrat. Reaksi ini dapat membantu mengatur kadar gula darah.

5.Cegah penyakit jantung
Antioksidan procyanidin dalm pir dapat mengurangi kekakuan pada jaringan jantung, menurunkan LDL (kolesterol jahat), dan meningkatkan kolesterol HDL (baik). Kulit buah pir mengandung antioksidan penting yang disebut quercetin.

Senyawa ini dianggap bermanfaat bagi kesehatan jantung dengan mengurangi peradangan dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol. Selain itu, asupan buah pir dan buah putih lainnya secara teratur dianggap dapat menurunkan risiko stroke.

6.Cegah osteoporosis
Buah pir mengandung kalsium, zat besi, dan protein dan penuh dengan antioksidan dan vitamin untuk mendukung tulang sehat dan kuat. Pir kaya boron dapat membantu menyerap kalsium yang dikonsumsi dengan mudah. Pir juga membantu mempertahankan pH tubuh yang dapat mencegah osteoporosis.

7.Lancarkan pencernaan
Pir berukuran sedang mengandung sekitar 20-25% dari asupan serat harian yang direkomendasikan. Kandungan serat yang tinggi membantu dan meningkatkan pencernaan.

Salah satu dari dua jenis serat, serat larut, juga membantu meredakan diare dengan menyerap kelembaban. Serat juga membantu mencegah peradangan pada pencernaan.

8.Baik untuk kehamilan
Buah pir aman dan baik dikonsumsi selama kehamilan. Buah pir membantu menghasilkan energi tambahan untuk ibu. Energi sangat penting untuk semua proses kehamilan, termasuk pertumbuhan janin, perkembangan kehamilan, produksi ASI untuk bayi dan sebagainya.

Vitamin C pada buah pir mendorong perkembangan neurologis pada janin, serta keterampilan kognitif pada bayi. Vitamin A pada buah pir diketahui mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, misalnya, sistem pernapasan, sistem saraf, sistem peredaran darah, dan sebagainya.

9.Detoks tubuh
Gerakan usus yang teratur dan adekuat sangat penting untuk ekskresi racun harian dalam empedu dan feses. Pir memiliki kandungan air yang tinggi.

Ini membantu menjaga feses tetap lembut dan membantu pengeluaran racun dengan mudah. Pir juga membantu mencegah masalah kandung empedu, kolitis, radang sendi dan asam urat jika dikonsumsi secara teratur.

10.Bantu turunkan berat badan
Buah pir rendah kalori, tinggi air, dan dikemas dengan serat. Kombinasi ini menjadikannya makanan yang baik untuk penurunan berat badan. Buah pir dikemas penuh serat dengan sekitar 6 gram per buah sedang. Serat memperlambat pencernaan dan membantu merasa kenyang lebih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here